Mengenal Oli untuk Mobil Matic dan dan Pentingnya untuk Perawatan

Keberadaan oli untuk mobil matic memang cukup beragam, bahkan kehadiran bengkel terpercaya mampu membantu Anda untuk mengganti oli. Karena tidak semua pemilik kendaraan tahu kapan waktu yang tepat, sehingga solusi terbaiknya adalah bertanya ke bengkel resmi.

Oli sendiri memiliki peran yang sangat penting sehingga tidak boleh memilih secara sembarangan ketika akan menggantinya. Karena jika salah dalam memilih, kemungkinan besar mobil kesayangan Anda bisa cepat rusak.

Mengingat bahwa fungsi dari oli ini tak hanya mampu membuat performa mesin menjadi lebih baik, tapi sebagai pendinginan mesin pula. Saat mesin sudah bekerja dalam waktu cukup lama, maka kondisi mesin akan berubah menjadi panas. Sehingga untuk mendinginkannya, maka memerlukan sebuah oli.

Pentingnya Keberadaan Oli untuk Mobil Matic yang Harus Anda Ketahui

Pelumas atau oli adalah komponen yang sangat penting pada sebuah kendaraan, tidak terkecuali mobil. Seperti namanya, bahwa oli bermanfaat sebagai pelumas komponen-komponen pada mobil agar bisa bekerja secara optimal.

Sementara itu, oli mobil matic sendiri memiliki berbagai macam jenis yang sangat beragam, semua akan tergantung dari tipe transmisi mobil tersebut. Sama halnya seperti oli mesin pada umumnya, sebab oli transmisi juga wajib mendapatkan perawatan khusus.

Oli sendiri juga tidak hanya untuk bagian mesin saja, melainkan ada juga oli khusus untuk transmisi, terutama untuk mobil matic. Memang oli untuk mobil matic ini berbeda dengan oli mobil manual, sehingga jangan sampai salah dalam pemilihan.

Bagaimana Dampaknya Jika Asal Mengganti Oli?

Oli untuk mobil matic ini memang tidak boleh digunakan untuk mobil manual pada umumnya itu. Pasalnya oli sendiri memang tidak boleh menghantarkan arus listrik, dan jika menggunakan oli matic konvensional, maka mobil bisa rusak.

Pada dasarnya teknologi matik sendiri memang jauh lebih rumit, apalagi mengenai sistem yang bernama Continuously Variable Transmission atau CVT. Nah CVT ini akan bergerak dengan dinamis kemudian RPM akan naik dan disesuaikan kecepatannya.

Pergerakan dari CVT ini juga merupakan perintah oleh sistem komputer yang ada pada bagian ECU. Oleh karena itu, tentukan oli dengan spesifikasi khusus yang ramah pada puli dan mampu mengikuti kecepatan dari perintah komputer.

Jika salah memasukkan oli, maka akan ada risiko yang bisa muncul, misalnya terjadinya slip pada puli. Sehingga transmisi ini tidak dapat menyalurkan tenaga yang lebih optimal ke bagian roda dan membuat sistem transmisi jadi rusak.

Bedanya CVT Mobil dan Matic Konvensional

Keberadaan oli untuk mobil matic ini memang memiliki peran yang sangat penting sehingga harus secara rutin diganti berkala. Tidak hanya harus mengetahui oli yang berkualitas, melainkan ada hal penting lain yang wajib Anda ketahui dan pahami.

Pada dasarnya mobil transmisi matic terbagi menjadi dua jenis yang berbeda, pertama adalah CVT mobil dan matic konvensional. Karena berbeda jenisnya, maka akan berbeda pula oli yang akan digunakan oleh masing-masing mobil bertransmisi itu.

Untuk oli transmisi matic biasanya berjenis AFT khusus untuk matic konvensional. Sedangkan CVTF ini adalah untuk mobil transmisi CVT saja. Sehingga Anda sebelum menggantinya sudah harus tahu spesifikasi mobil dan jenis oli yang tepat untuk kemudian digunakan.

Penggunaan Oli untuk Mobil Matic

Biasanya oli manual aka hanya akan digunakan sebagai pelumas pada bagian komponen mesinnya, berbeda dengan oli matic. Pasalnya kegunaan atau fungsi dari oli mobil matic ini tidak hanya untuk pelumas saja. Melainkan juga berguna sebagai penghantar dalam mekanisme perpindahan gigi yang bisa dilakukan secara otomatis itu.

Tidak hanya itu saja, melainkan oli mobil matic seperti ini juga ada yang menyebutnya sebagai jenis oli transmisi. Oleh karena itu, jangan sampai Anda terlambat untuk mengganti oli atau mungkin sengaja untuk membiarkan agar tak menggantinya.

Apabila Anda telat mengganti oli, maka akibat yang bisa terjadi adalah mesin mobil tersebut akan menjadi lebih cepat panas. Bahkan komponen hidrolik pada rem mobil matic akan menjadi lebih mudah aus dan akibatnya bisa menyebabkan kebakaran.

Ciri Oli yang Harus diganti

Sama halnya seperti oli mesin, pasalnya keberadaan oli transmisi ternyata juga harus rutin untuk diganti. Hal ini karena transmisi memiliki peranan yang sangat penting yakni sebagai penyalur tenaga dari bagian mesin ke roda.

Pada mobil transmisi otomatis, maka Anda dapat mengetahui bahwa oli matik sudah harus diganti saat mengetahui ciri-ciri yang timbul. Salah satu ciri oli matik yang sudah harus Anda ganti adalah saat terjadinya selip pada transmisinya.

Nah, untuk menguji selip transmisi itu, maka Anda bisa mengendarainya melalui jalanan yang menanjak. Sedangkan dalam kondisi normal, maka selip yang terjadi juga sangat minim bahkan tidak terasa.

Jika Anda mendapati putaran mesin yang naik tak selaras dengan pertambahan kecepatan, maka ini adalah tanda bahwa transmisi sudah selip. Karena itulah penting bagi Anda untuk melakukan penggantian oli transmisi sesuai waktu yang telah ditentukan.

Selain itu, Anda juga harus bisa memilih oli untuk mobil matic yang berkualitas dan lakukan penggantian oli di bengkel mobil terdekat. Anda sekarang juga bisa menggunakan layanan dari Otoklix. Ini merupakan sebuah layanan untuk perawatan mobil seperti ganti oli, rem, ban, hingga service secara berkala.

Tinggalkan komentar