Hal yang Harus Diperhatikan dalam Usaha Kreditan Baju

Dalam berbisnis pasti setiap kita mengharapkan omset maksimal, minimal jutaan. Apalagi bagi yang menekuni usaha kreditan baju pastinya berharap omset tiap bulannya mengalahkan jualan online shop.

Usaha kredit baju memang metode bisnis lama yang masih banyak dikembangkan hingga saat ini, terutama di pedesaan. Menelik fakta ini tentu karena mayoritas omset yang didapatkan masih tergolong stabil.

Tapi mengingat sekarang sudah ramai penjualan baju secara online, tentu saja para pengusaha kredit baju harus lebih mengoptimalkan bisnisnya tersebut.

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Usaha Kreditan Baju

Anda harus memperhatikan hal-hal di bawah ini untuk bisa mendapatkan omset maksimal selama menjalankan usaha kredit baju:

Modal

Hal pertama yang perlu diperhatikan oleh anda yang ingin memulai usaha kredit baju untuk adalah modal. Persiapkan modal sesuai dengan besar skala usaha kredit baju yang ingin dijalankan.

Bila modal semakin besar, intinya anda akan menjalankan bisnis dengan pilihan produk yang lebih banyak. Demikian pula sebaliknya bila modalnya minim pasti produk yang Anda keluarkan terbatas.

Persiapan modal ini tentu saja bersifat urgensi bagi para pelaku usaha fashion dengan metode kredit ini. Sebab jarang sekali pabrik atau produsen yang akan memberikan barangnya tanpa dibayar terlebih dahulu untuk dijadikan sebagai kreditan.

Prinsipnya penjual bukan melakukan kreditan pada produsen. Tetapi konsumen dari penjual itulah yang nantinya akan melakukan cicilan berangsur-angsur pada si penjual.

Target Pasar

Pastinya dalam usaha apapun target pasar selalu menjadi pertimbangan yang sangat memusat dari para pelaku usaha. Menentukan target pasar sedini mungkin sebelum memulai usaha kreditan baju tentu menjadi solusi untuk menghasilkan omset maksimal.

Jadi anda tidak hanya mempersiapkan dari segi modelnya saja tetapi menentukan siapa yang akan membeli produk menjadi hal utama. Tentukan terlebih produk apa saja yang ingin dijual, baju muslim, baju anak-anak atau bahkan beragam jenis produk pakaian?

Bila produk sudah siap Maka nantinya tinggal mempertimbangkan apakah cocok untuk dijual ke masyarakat menengah bawah kelompok masyarakat pekerja atau lainnya. Apabila sudah menentukan target pasar ini nantinya Anda bisa menyesuaikan dengan kualitas produk sekaligus harganya.

Pada intinya bila Anda sudah menentukan siapa target pasar maka dalam pemilihan produk akan jadi lebih mudah. Bila target pasarnya menengah ke bawah tentunya produk yang dikeluarkan bukan produk-produk branded level keuangan mereka berbeda dengan yang menengah ke atas.

Tren

Dalam berbisnis atau memulai usaha tentu saja tren sangat mempengaruhi omset yang akan mereka dapatkan dalam penjualan produk. Bila ingin mendapatkan omset puluhan juta maka pastikan pengusaha harus mengikuti trend ini apalagi dalam usaha kreditan baju.

Anda harus memperhatikan pergerakan trend ini karena memang perputarannya bersifat sangat cepat. Bahkan hanya berserat dalam bulan saja pakaian yang digemari oleh masyarakat bisa berubah.

Bisa dipastikan kalau Anda tidak mengikuti trend secara mendetail setiap harinya maka bisa jadi baju yang akan dipasarkan kurang laku. Jadi tidak hanya dianggap ketinggalan tren saja tapi bisa berefek pada kerugian besar.

Sistem Manajemen Penjualan

Meskipun hanya sekedar usaha kreditan baju Anda tetap butuh membangun sistem penjualan. Upaya ini supaya usaha yang dijalankan tetap bisa memperoleh keuntungan dengan omset maksimal sesuai harapan.

Pastikan sebelum memasarkan baju tetapkan harga produk yang akan dijual sekaligus lama cicilan yang diperlukan. Tidak hanya itu saja, pertimbangkan pula metode penjualan yang akan dilakukan mau menggunakan toko atau keliling secara door to door.

Tentukan harga sesuai dengan effort yang Anda keluarkan dengan mempertimbangkan segala aspeknya. Usahakan bila Anda memilih secara door to door harga barang dioptimalkan lagi sebab kalau tidak bukan memberikan omset yang maksimal tetapi membuat Anda bisa gulung tikar.

Distributor

Dalam usaha kreditan baju mencari distributor juga menjadi hal yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan. Carilah distributor kemudian perhitungan keuntungan antara anda sebagai pemilik usaha dengan distributor.

Selain itu penting juga untuk menyepakati sistem pembayaran dari distributor. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi percekcokan dalam memulai usaha. Selalu main aman dalam berbisnis tentu akan lebih optimal menjalankan segala strategi dan upaya untuk meraih omset yang maksimal bukan?

Masalah Administrasi

Meskipun ada beberapa hal yang penting lainnya yang perlu dipikirkan tetapi jangan sampai melupakan masalah administrasi. Hal ini dikarenakan konsumen seringkali lupa untuk membayar cicilan.

Maka dari itu, disarankan para pelaku usaha kreditan baju untuk mencatat setiap transaksi pembayaran dalam buku catatan khusus. Selain sebagai pengingat bagi para konsumen ini juga menjadi pengingat untuk Anda sebagai pelaku usaha.

Sistem Marketing dan Promosi

Dalam berbagai jenis usaha teknik marketing dan promosi pastinya menjadi hal pokok dalam upaya meraup omset maksimal. Oleh karena itu pastikan teknik marketing yang diterapkan dalam usaha kredit baju sudah tepat begitu pula dengan teknik promosinya.

Bila upaya ini dilakukan secara maksimal maka orang atau target pasar akan tertarik untuk membeli baju dengan sistem cicilan atau kredit. Apalagi memang dalam sistem kredit ini konsumen akan membayar dengan nominal yang lebih mahal dibandingkan dengan secara tunai.

Penutup

Demikianlah pembaca beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi Anda yang ingin memulai usaha kreditan baju. Pastinya dengan omset maksimal sesuai harapan. Hanya saja, perlu ditekankan dalam memulai bisnis fashion secara kredit ini harus mengikuti trend apalagi persaingan penjualan secara online sedang sangat ketat.

Tinggalkan komentar